Postingan

Menampilkan postingan dengan label Iran

Iran buka Selat Hormuz terbatas, Trump keluarkan ancaman serangan besar!

Gambar
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran menyatakan tetap membuka Selat Hormuz bagi pelayaran internasional Namun dengan satu pengecualian tegas: kapal yang dianggap sebagai musuh. Sikap ini langsung memicu respons keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengancam akan menyerang infrastruktur vital Iran jika jalur tersebut tidak dibuka sepenuhnya. Perwakilan Iran untuk Organisasi Maritim Internasional (IMO), Ali Mousavi, menegaskan bahwa Teheran siap bekerja sama demi menjamin keselamatan maritim di kawasan Teluk. Ia menyatakan kapal-kapal non-musuh tetap dapat melintasi Selat Hormuz, asalkan melakukan koordinasi keamanan dengan pihak Iran. “Diplomasi tetap menjadi prioritas Iran. Namun, penghentian agresi sepenuhnya serta saling percaya dan keyakinan lebih penting,” ujar Mousavi, Minggu (22/3/2026). Ia juga menilai serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran sebagai akar dari memanasnya situasi di Selat Hormuz. Di tengah ketegangan tersebut, data ...

Perang Modern Uji Ketahanan AS—Siap atau Tidak?

Gambar
Perang di Iran tak hanya soal medan tempur, ia membuka kembali satu kelemahan lama militer Amerika Serikat (AS): stok amunisi yang belum siap untuk menghadapi konflik panjang di banyak front sekaligus. Mengutip The Economist, bahkan di fase awal, intensitas perang sudah melonjak tajam. Dalam empat hari pertama saja, lebih dari 5.000 amunisi dikerahkan. Angka itu hampir dua kali lipat menjadi sekitar 11.000 dalam 16 hari. Skala ini menjadikan operasi pembuka sebagai salah satu yang paling intens dalam beberapa dekade terakhir. Menariknya, lonjakan besar ini terjadi saat pesawat tempur belum sepenuhnya leluasa memasuki wilayah Iran. Sistem pertahanan udara Iran masih aktif, memaksa serangan dilakukan dari jarak jauh. Akibatnya, AS mengandalkan amunisi presisi jarak jauh, yang mahal dan jumlahnya terbatas. Pusat Studi CSIS mencatat, lebih dari 1.000 unit amunisi jenis ini sudah habis hanya dalam enam hari pertama, termasuk rudal anti-radar untuk melumpuhkan pertahanan lawan. Namun, situas...

Postingan populer dari blog ini

Pajak kendaraan di Jawa barat diskon 10%

Eropa mau stop gas dari Rusia… tapi Kremlin bilang: itu justru bunuh diri!

7 AI Gratis yang Bisa Menghasilkan Uang di 2026 (Tanpa Modal!)