Harga emas tiba-tiba mengalami tekanan besar setelah data terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan lonjakan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Rilis data Producer Price Index (PPI) inti langsung memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, hingga mendorong aksi jual besar-besaran di pasar logam mulia. Lonjakan inflasi ini membuat harapan akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dalam waktu dekat semakin memudar. Dampaknya, dolar AS menguat tajam dan memberikan tekanan signifikan pada harga emas serta berbagai aset berisiko lainnya. Data menunjukkan bahwa Core PPI AS naik hingga 3,9% secara tahunan pada Februari, melampaui ekspektasi pasar yang berada di angka 3,7%. Sementara itu, PPI utama juga tercatat naik 3,4% year-on-year, lebih tinggi dari proyeksi analis. Kenaikan ini menandakan bahwa tekanan harga di sektor produksi masih sangat kuat, sehingga pelaku pasar langsung menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter. Seiring dengan penguatan dolar AS, ha...